Pages

Banner 468 x 60px

 

Friday, April 7, 2017

BAB 2 Bilangan Pecahan kelas 7

0 comments
Assalamu ' alaikum Wr. Wb

hello, sobat

kali ini saya akan memberikan artikel singkat tentang materi pecahan kelas 7. oke langsung aja ya.





A. Bilangan Pecahan

1. Bentuk Umum :

 Suatu bilangan pecahan itu terdiri dari pembilang dan penyebut, nilai dari penyebut tidak boleh sama dengan Nol.

2. Pecahan senilai ( = )
Merupakan sejumlah pecahan yang mempunyai nilai yang sama. Misalkan :



3. Menyederhanakan ( FPB )
Jika ada bilangan pecahan yang bernilai banyak, kita bisa menyederhanakan pecahan tersebut dengan mencari FPB dari pembilang dan penyebutnya. Misalkan :



4. Menyatakan ( >, <, = )
Dalam menentukan tanda dua bilangan atau lebih, kita bisa menggunakan 2 cara, yaitu menyamakan penyebutnya dan menggunakan perkalian silang. Misalkan :

1/2 ... 3/5

Kita menggunakan cara yang pertama dulu yaitu dengan menyamakan penyebutnya. Maka nanti akan ketemu : 5/10 … 6/10 , maka kita sekarang bisa menentukan tandanya yaitu tandanya adalah lebih kecil ( < ).
Sekarang cara yang kedua yaitu perkalian silang. Perkalian yang pertama yaitu 1*5, kita letakkan di ruas kiri. Dan yang kedua 2*3, kita letak kan di ruas kanan. Maka hasilnya nanti seperti ini : 5 … 6 , maka kita tinggal menentukan tandanya saja, yaitu lebih kecil ( < ).
Oke, sekarang anda tinggal pilih mana yang yang paling mudah.

5. Mengurutkan pecahan
Kita ini lebih mudah dengan cara menyamakan penyebutnya yaitu mencari FBP dari penyebutnya. Nanti di kalikan seperti biasanya. Maka nanti kita akan bisa menentukan bilangan yang terkecil sampai terbesar.



6. Mengubah pecahan

Pecahan campuran
Untuk merubah pecahan biasa ke campuran. Kita tinggal membagi pembilangnya dengan penyebutnya. Misalkan :



Maka kita tinggal membaginya, 20 : 3 = 6 sisa 2, maka kita bisa menulisnya seperti di atas.

Pecahan desimal
Untuk desimal, sebenarnya bisa menggunakan cara seperti di atas. Tapi di sini, saya menggunakan yang ke dua yaitu mengubah penyebutnya menjadi bilangan 10, 100, maupun 1000.




Jika penyebutnya tidak bisa di rubah menjadi bilangan 10, 100, atau 1000. Kita langsung membagi pembagi dengan penyebutnya.

Persen
bagi bilangan persen ini cukup mudah. Kita tinggal mengalikan pecahannya dengan 100%. Misalkan :



Permil
Untuk permil ini sama aja dengan persen. Kita cuman tinggal mengalikan dengan 1000‰. Misalkan :



B. Operasi hitung



C. Taksiran decimal

Jika angka yang ditaksirkan 5, maka dibulatkan menjadi 1.
Jika angka yang di bulatkan < 5, maka angkanya di hilangkan.

Taksiran ini sama aja dengan taksiran bilangan bulat, cuman ini kita menghilangkan atau membulatkan bilangan di belakang koma. Bisanya kita menemukan bilangan yang koma tak terhingga, itu bisa kita bulatkan atau hilangkan. Tergantung angkanya sesuai aturan di atas.

D. Bentuk baku

Untuk bentuk baku bilangan lebih dari 10 dengan ;



Contohnya : 180000 = 1,8 × 105


Untuk bentuk baku bilangan antara 0 sampai dengan 1 dengan ;



Contohnya : 0,00125 = 1,25 × 10-3


Dan pembahasan terakhir yaitu menyelesaikan masalah bilangan pecahan. Oke, ini adalah soal cerita yang termasuk soal UN SMP. Biasanya cuman berkisar tentang operasi hitung saja, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.





Terimakasih telah berkunjung ke blog sederhana saya ini, semoga apa yang saya sampaikan ini bermanfaat bagi siswa SMP atau MTs di manapun berada. Kalo ada yang mau ditanya, bisa hubungi saya di contact yang sudah ada diatas.Dan kalo ada kritik atau saran, silahkan coment di bawah ini.

Saya pamit dulu, bye bye.

Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb

0 comments:

Post a Comment